Sejarah Singkat Nusa Tenggara Timur, Provinsi Kepulauan di Indonesia

Sejarah Singkat Nusa Tenggara Timur
Sebagai salah satu provinsi dengan etnis budaya terbaik di Indonesia, sejarah singkat Nusa Tenggara Timur perlu diketahui bersama. Provinsi yang disingkat dengan NTT ini memiliki ibukota di Kupang. Nusa tenggara secara geografis terletak di gugusan pulau yang menjadi penghubung antara Indonesia timur dan barat.

Wilayah yang sangat terkenal dengan Pulau Komodo ini menjadi tujuan wisata banyak orang, baik domestik maupun mancanegara. Memiliki banyak sekali pulau eksotis dengan mayoritas padang savana yang ditumbuhi oleh rumput hijau. Tidak heran jika NTT selalu menjadi tujuan wisata, baik budaya atau alamnya.

Namun, sebelum mengunjungi tempat ini ada baiknya jika kamu mengerti bagaimana sejarahnya. Apalagi NTT menjadi salah satu provinsi yang paling awal bergabung dengan Indonesia. Karena itu, seluk beluk tentang tempat ini perlu diketahui supaya perjalanan mengunjungi destinasi wisata menjadi lebih menarik.

Sejarah Singkat Nusa Tenggara Timur

NTT pada awalnya adalah bagian dari Provinsi Sunda Kecil yang terdiri dari kawasan Bali, Nusa Tenggara barat dan Timur berdasarkan UU No. 21 tahun 1950. Kemudian setelah perjalanan panjang, ada pembaharuan terhadap peraturan administratif wilayah tersebut dengan berubah nama menjadi Nusa tenggara.

Pada tahun 1958, pemerintah pusat mengeluarkan UU No. 64 yang membuat Provinsi Nusa Tenggara dibagi menjadi 3 wilayah. Pertama adalah Bali, kedua NTB, dan ketiga adalah NTT dengan nama Daerah Swatantra tingkat 1. Kemudian pada akhir 1958, beberapa pulau seperti Flores bergabung menjadi bagian NTT.

Kemudian dengan adanya UU No. 18 tahun 1965, maka secara resmi atau de jure Daerah Swatantra Tingkat I Nusa Tenggara Timur resmi menjadi Provinsi NTT. Kemudian dari sini perkembangan wilayah ini terus meningkat. Bahkan dari setiap aspek seperti sosial dan pariwisata sangat maju.

Wilayah Administratif yang Tidak Banyak Kota dan Kabupaten

Pada awal sejarah singkat Nusa Tenggara Timur, tidak banyak kota atau kabupaten disini. Apalagi pada saat itu kondisi sosial dan ekonomi belum terlalu maju sehingga tidak terlalu banyak kota berdiri. Hanya ada beberapa saja seperti Kupang yang kemudian menjadi ibukota dari NTT.

Namun saat ini, sudah ada 22 kabupaten kota yang tersebar di beberapa pulau utama. Kebanyakan kota dan kabupaten ini berada di Pulau Flores, Timor dan Sumba. Ini karena Sumba dan Flores termasuk dalam pulau utama. Sedangkan pulau-pulau lain kebanyakan belum terjamah atau masih alami.

NTT Salah Satu Provinsi yang Didominasi oleh Kepulauan

NTT merupakan salah satu dari beberapa provinsi yang didominasi oleh kepulauan. Secara keseluruhan, provinsi ini memiliki sekitar 550 pulau. 3 pulau utama adalah Flores, Sumba, dan Timor. Gugusan pulau ini kemudian banyak dikenal dengan sebutan Flobamora atau singkatan dari Flores, Sumba, Timor dan Alor.

Ada beberapa pulau lain yang terkenal seperti gugusan Kepulauan Komodo. Lokasi ini menjadi tempat utama wisatawan. Ada juga satu pulau yang menjadi tempat paling selatan di Indonesia, yaitu Rote. Salah satu pulau juga berbatasan langsung dengan Timor Leste sehingga sering dijadikan sebagai daerah lintas batas.

Secara umum, kebanyakan pulau masih belum berpenghuni atau hanya ditumbuhi padang tundra dan savana. Karena itu beberapa tempat juga memiliki fauna unik dan endemik, misalnya Komodo. Hewan ini merupakan salah satu fauna purba yang masih bisa ditemui saat ini dan ternyata adalah dinosaurus terakhir.

Pariwisata yang Menjadi Bagian Sejarah dari Nusa Tenggara Timur

Sejarah singkat Nusa Tenggara Timur juga tidak bisa dilepaskan dari pariwisatanya. Kebanyakan daerah di gugusan Kepulauan Sunda Kecil memiliki wisata alam sangat menakjubkan. Apalagi disini masih banyak lokasi yang belum terjamah sehingga perlu adanya eksplorasi lebih jauh, terutama untuk wisata alam.

Salah satu destinasi sebuah wisata yang paling terkenal adalah di Kepulauan Komodo. Tempat ini banyak dipakai untuk foto prewedding, foto sesi, dan sebagainya. Ada juga Danau Kelimutu yang terkenal dengan 3 warna airnya. Selain itu disini juga terdapat dunia bawah air yang terdapat di Pulau Alor.

Gugusan Kepulauan Sunda Kecil memang memiliki sejarah panjang, bahkan sebelum resmi menjadi daerah tingkat 1. Sejak jaman purba, wilayah ini terpisah antara daratan utama Sahul dan Wilis. Sejarah singkat Nusa Tenggara Timur memang layak dipahami untuk mengerti budaya dan etnis di tempat tersebut.

Komentar