Proses Pembuatan Miras Tradisional Khas Flores

Proses Pembuatan Miras Tradisional Khas Flores
Selamat datang di Flores, sebuah pulau memesona yang terletak di wilayah timur Indonesia, tepatnya di provinsi Nusa Tenggara Timur. Pulau yang memikat ini tidak hanya menyimpan segudang keindahan alam, tetapi juga kaya akan adat istiadat yang terus dilestarikan oleh masyarakatnya. 

Dan salah satu tradisi budaya unik yang akan Anda temui di Flores adalah produksi alkohol tradisionalnya sendiri, yang oleh penduduk setempat disebut sebagai 'sopi' dan 'moke'. Ini adalah dua minuman yang telah dibuat dan dikonsumsi selama beberapa generasi dan tetap menjadi bagian yang membanggakan dari warisan mereka. 

Saat Anda menjelajahi pulau Flores, tidak jarang melihat botol minuman ini diparkir di pinggir jalan utama. Di Flores, penjualan minuman beralkohol legal dan sangat dipraktikkan dan didukung oleh pemerintah daerah, menjadikannya bagian penting dari mata pencaharian sebagian penduduk Flores selain bertani dan menangkap ikan. Jadi, saat Anda mengunjungi Flores, jangan lupa untuk mencicipi minuman khas Flores ini dan merasakan bagian berharga dari budaya mereka!

Proses pembuatan miras tradisional khas Flores

Saat Anda menjelajahi Flores di NTT, salah satu pengalaman menarik yang menanti Anda adalah pembuatan alkohol secara tradisional. Produksi sopi dan moke, dua minuman beralkohol paling populer di wilayah ini, kaya akan sejarah dan budaya. 

Dan proses di balik minuman ini tidak jauh berbeda dengan bagaimana minuman keras dibuat di bagian lain negara ini: semuanya dimulai dengan buah aren, yang dipetik dan dikumpulkan dalam jumlah banyak untuk menghasilkan satu botol minuman keras berukuran 1500 ml.

Tapi di sinilah keajaiban terjadi: proses pembuatannya sederhana namun berbeda. Tidak ada pengawet buatan atau bahan kimia yang terlibat, menjaga prosesnya sealami mungkin. 

Buah dicuci dan dibersihkan sebelum diiris menjadi beberapa bagian untuk diambil air atau getahnya. Proses memasak dilakukan dengan menggunakan priuk, periuk tanah liat tradisional, dan api tungku. Di sinilah kesabaran adalah kuncinya karena prosesnya memakan waktu yang cukup lama.

Yang keluar dari proses memasak bukanlah sopi atau moke yang langsung keluar, melainkan cairan yang mengandung alkohol. Cairan ini kemudian disuling untuk mendapatkan sopi atau moke yang didambakan. 

Dengan perpaduan sejarah dan bahan-bahan alami, pembuatan alkohol tradisional Flore lebih dari sekadar minuman; itu adalah warisan budaya yang pantas untuk dialami oleh setiap pelancong yang ingin menjelajahi kekayaan budaya Indonesia.

Tingkat Kadar Alkohol

Kadar Alkohol miras tradisional Flores pun ada tingkatannya masing-masing, mulai dari 10% untuk tingkatan kualitas standar, dan dengan 70% untuk kualitas bagus alias terbaik.

Untuk mendapatkan sopi dan moke dengan kualitas terbaik 70% biasanya para pengrajin minuman beralkohol ini hanya bisa menghasilkan 2 botol berukuran 1500 ml setiap harinya.

Mengingat prosesnya yang begitu lama, menghasilkan 2 botol per hari saja sudah cukup bagus. Pembuatan Sopi dan moke sebetulnya tidaklah terlalu rumit, hanya saja proses tunggu setiap tetes dari uap masakaan aren ini lah yang membuatnya lama.

Karena tetesan dari setiap uap tersebut lah yang akan menjadi Sopi, sedangkan untuk mendapatkan kwalitas terbaik hasil tetesan pertama akan diolah kembali hingga menjadi tetesan lagi.

Maka tidak heran, jika untuk menghasilkan kualitas sopi terbaik dalam sehari  mampu menghasilkan 2 botol berukuran 1500 ml. Sedangkan untuk kualitas sopi yang 10% hanya butuh sekali proses, yakni tetesan uap pertama. Harga jualnya pun akan bergantung dari kualitas sopi yang dihasilkan.

Budaya dan Miras

Pada umumnya Masyarakat Flores adalah Peminum, Jika anda berasal dari Tanah Fores, atau lahir dan besar di Flores anda tentu tidak asing dengan namanya minuman beralkohol seperti miras tradisional Flores.

Anda juga tentu pernah merasakan tuak putih yang tingkat alkoholnya sangat rendah, biasanya ini kita temui pada setiap ada upacara adat. Perlu untuk anda ketahui setiap ada upacara adat yang dilakukan oleh masyarakat Flores, minuman miras tradisional khas Flores akan selalu ada disetiap hidangan pembuka, dan sepanjang acara tersebut berlansung.

Ini bukan hal baru, tapi sudah menjadi tradisi dari leluhur masyarakat Flores. Apa pun jenis acaranya, entah acara Adat yang begitu sakral atau pun acara nikahan.

Komentar

  1. Kayaknya bukan dari buah aren untuk mengelola sopi melainkan dari air tuak/ballo

    BalasHapus

Posting Komentar

Mohon berkomentar sesuai topik!