Fakta Unik Desa Belaraghi di Flores Nusa Tenggara Timur

Fakta Unik Desa Belaraghi
Sebagai calon wisatawan yang akan mengunjungi Flores, kamu wajib tahu fakta unik desa Belaraghi ini. Flores merupakan salah satu pulau yang ada di Indonesia, lebih tepatnya di Nusa Tenggara Timur yang sangat kaya akan keindahan alam, keindahan budaya, dan tradisi.

Jika kamu sangat ingin berwisata, tidak perlu bingung lagi di mana tempatnya. Pastikan menyempatkan diri untuk mengunjungi pulau indah ini setidaknya sekali seumur hidup. Kamu bisa berkunjung bersama teman, keluarga, atau pasangan untuk berbagai jenis wisata.

Salah satu jenis wisata menarik yang bisa kamu lakukan di pulau Flores adalah wisata budaya dan tradisi. Salah satunya adalah dengan memahami fakta unik desa Belaraghi. Nama desa ini memang tidak begitu terkenal, namun kamu akan takjub begitu berkunjung ke sini.

Karena ada fakta – fakta unik yang tidak akan terbayangkan sebelumnya di desa ini. Sebagai warga Negara Indonesia, selain wisata ke beberapa objek wisata alam terbaik, kamu harus mencoba memahami budaya dan adat masyarakat setempat agar menambah edukasimu.

Fakta Unik Desa Belaraghi Flores

Di pulau Flores terdapat banyak objek wisata alam yang bisa kamu kunjungi secara gratis. Selain itu terdapat juga penduduk setempat yang bekerja dan tinggal di sana. Salah satunya adalah penduduk desa Belaraghi. 

Kegiatan utama penduduk desa Belaraghi adalah bercocok tanam.Sambil mengunjungi objek wisata alam di Flores, pastikan kamu menyempatkan diri mampir dan bertemu dengan penduduk setempat yang unik di sekitarnya. Kamu akan melihat beragam adat menarik yang akan terus diingat sampai nanti. Inilah beberapa fakta unik desa Belaraghi.

  • Sambutan Tamu

Fakta unik pertama paling menonjol dan paling tidak bisa dilupakan jika kamu berkunjung adalah sambutan tamu dari penduduk desa Belaraghi. Kebiasaan atau adat mereka adalah memberikan sambutan terbaik pada siapa saja yang datang ke rumah.

Mereka akan menyajikan hidangan dengan piring sederhana, isi piringnya adalah ubi rebus, pisang rebus, talas dan sambel cabe rawit ala Flores. Lalu mereka juga akan menyediakan kopi  sebagai minuman. Semua tamu diberikan sambutan hangat.

Adat ini sudah biasa mereka lakukan sejak dahulu. Menurut mereka, tamu adalah orang – orang yang wajib dimuliakan. Jadi jangan khawatir, kapanpun kamu berkunjung ke rumah orang – orang Belaraghi, pasti akan diterima dengan baik dan disambut hangat.

  • Ada 16 Rumah Tradisional

Fakta unik desa Belaraghi lainnya adalah adanya rumah tradisional berjumlah 16 di desa tersebut. Penduduk desa setempat berusaha mempertahankan keadaan rumah tradisional tersebut. Sehingga kamu bisa melihatnya kapan saja ketika datang.16 rumah tradisional ini berdiri saling berhadapan. 

Bentuknya tentu lebih unik dan berbeda dari rumah pada umumnya. Atapnya terbuat dari daun rumbia dengan pelataran lebih tinggi daripada pondasi rumahnya.

  • Terdapat Klan

Terdapat 5 klan yang ada di desa tersebut. Di Indonesia sendiri, sistem klan sudah mulai tidak ada bahkan sangat jarang ditemukan. Jika kamu berkunjung ke sini, kamu bisa mendapatkan cerita lengkap mengenai 5 klan yang masih ada.

  • Terdapat Simbol Leluhur

Simbol leluhur juga menjadi salah satu fakta unik desa Belaraghi. Terdapat symbol Ngadhu dan Bhaga. Ngadhu merupakan symbol leluhur laki – laki dengan tanda payung, maknanya adalah laki – laki memberikan perlindungan pada wanita.

Sedangkan Bhaga merupakan symbol leluhur wanita. Bentuk simbolnya sama – sama payung hanya saja dengan ukuran lebih kecil. Selain itu juga terdapat symbol batu – batu yang disusun membentuk formasi. Sebagai symbol kuatnya komunikasi mereka.

  • Adat Menyelesaikan Masalah

Di desa Belaraghi juga terdapat adat menyelesaikan masalah antar klan. Biasanya jika memiliki masalah, ketua klan beserta anggotanya akan bertemu dengan klan lainnya. Namun yang menyelesaikan masalah adalah ketua dari masing – masing klan.

Penyelesaian masalah ini juga tidak dilakukan dengan sembarangan. Terdapat meja altar besar yang dibuat khusus untuk menyelesaikan masalah antar klan, meja tersebut disimpan di rumah tradisional dan disebut dengan Lenggi. Adat masyarakat memang banyak dan berbeda – beda. Pasti kamu sudah merasa lebih tertarik untuk mampir menemui penduduk tersebut setelah memahami fakta unik desa Belaraghi

Komentar