Daftar Gubernur Nusa Tenggara Timur dari Awal Hingga Sekarang

Daftar Gubernur Nusa Tenggara Timur dari Awal Hingga Sekarang
Dalam perjalanya, daftar gubernur Nusa Tenggara Timur sampai saat ini sudah dijabat oleh 8 orang. Sejak resmi berdiri sebagai Daerah Tingkat 1 menjadi sebuah provinsi sendiri, NTT dipimpin oleh orang dengan berbagai latar belakang. Ada yang memiliki latar belakang militer, independen, hingga partai politik.

Perjalanan NTT memang sangat panjang karena menemani Indonesia dari masih banyak mengalami konflik. Selain itu, Nusa Tenggara Timur juga menjadi salah satu provinsi paling awal bergabung dengan Indonesia. Tercatat sejak adanya peraturan dari pemerintah tahun 1958, daerah ini resmi menjadi sebuah provinsi.

Lalu selama mulai berdiri sampai sekarang, siapa saja yang memimpin provinsi yang terkenal dengan Taman Nasional Pulau Komodo tersebut? Apa saja latar belakang pemimpin tersebut? Dan seberapa lama mereka menjabat? Apakah pernah ada yang 2 masa jabatan atau digantikan oleh penjabat lain?

W. J. Lalamentik dan El Tari

Daftar gubernur Nusa Tenggara Timur pertama adalah W. J. Lalamentik. Beliau menjabat mulai 20 Desember 1958 sampai 12 Juli 1966. Menarik lagi adalah beliau berasal dari kalangan independen atau profesional. Artinya pemerintah saat itu mengharapkan seorang pemimpin berkualitas untuk memimpin provinsi baru tersebut.

Orang kedua yang menjabat dan memimpin provinsi ini adalah El Tari. Beliau memiliki latar belakang militer dan diangkat menjadi pemimpin. El Tari juga menjabat 2 kali, pertama pada 12 Juli 1966 sampai Agustus 1972. Periode kedua El Tari menjabat mulai Agustus 1972 sampai April 1978.

Ben Mboi dan Hendrik Fernandes

Daftar gubernur Nusa Tenggara Timur selanjutnya adalah Ben Mboi. Beliau juga seorang militer dan kemudian menjadi pemimpin NTT. Sama seperti El Tari, beliau juga menjabat 2 kali. Jabatan pertama pada tahun 1978 sampai 1983, sedangkan periode kedua dijabat pada tahun 1983 sampai 1988.

Orang pertama yang duduk sebagai gubernur dan memiliki latar belakang partai adalah Hendrik Fernandes. Lebih tepatnya beliau merupakan kader Partai Golkar dan menjabat tahun 1988 sampai 1993. Pada masa ini memang Partai Golkar menjadi penguasa karena beberapa alasan, sehingga banyak pemimpin dari kalangan tersebut.

Herman Musakabe dan Piet Alexander Tallo

Setelah kepemimpinan Hendrik Fernandes, NTT kemudian dipimpin oleh seorang militer kembali. Beliau adalah Herman Musakabe yang juga menjabat selama 5 tahun antara 1993 sampai 1998. Selain itu beliau didampingi oleh Piet Alexander Tallo sebagai wakil sejak 1996 sampai akhir masa jabatannya.

Setelah sukses mendampingi Herman Musakabe, Piet Alexander Tallo seorang independen berhasil maju menjadi pemimpin NTT. Beliau bahkan berhasil menjabat selama dua periode yang pada dasarnya tidak berasal dari kalangan partai. Periode pertama dijabat 1998 hingga 2003 dengan didampingi oleh Johanes Pakai Pani.

Pada pemilihan 2003, Piet Alexander Tallo kembali berhasil memenangkan posisi pemimpin dan kemudian menjabat kembali hingga 2008. Tercatat pada pemilihan kali ini ada beberapa partai yang mendukungnya. Di periode keduanya ini, beliau didampingi oleh Frans Lebu Raya yang kemudian menjadi gubernur NTT periode selanjutnya.

Frans Lebu Raya dan Viktor Laiskodat

Daftar gubernur Nusa Tenggara Timur selanjutnya adalah Frans Lebu Raya yang merupakan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Jabatan pertama dimulai sejak 16 Juli 2008 hingga 16 Juli 2013. Pada jabatan pertama ini Frans Lebu Raya Esthon L. Foenay hingga berakhir masa kepemimpinan periode pertama.

Selanjutnya di periode kedua Frans Lebu Raya menjabat lagi sejak 16 Juli 2013 hingga 16 Juli 2018. Selama masa jabatan kedua, Frans Lebu Raya didampingi oleh Beny Alexander Litenony. Setelah berakhir masa jabatanya, NTT kemudian dipimpin oleh penjabat sementara, yaitu Robert Simbolon hingga September 2018.

Sejak September 2018 hingga sekarang jabatan gubernur NTT dipegang oleh Viktor Laiskodat yang merupakan kader Partai Nasdem. Sedangkan yang menjadi wakilnya adalah Josef Nae Soi. Masa jabatan Viktor Laiskodat sebagai gubernur akan berakhir pada 2023 mendatang.

Secara keseluruhan, hingga saat ini pucuk pimpinan di provinsi NTT sudah memasuki periode ke 18. Dari 8 pemimpin tersebut, beberapa ada yang menjabat 2 kali dan sebagian hanya 1 kali saja. Daftar gubernur Nusa Tenggara Timur dari setiap masa memang dijabat dari berbagai kalangan.

Komentar