Nikmati Keseruan Berkunjung ke Sumba Saat Festival Pasola

Nikmati Keseruan Berkunjung ke Sumba Saat Festival Pasola
Selain bisa melihat atraksi dari perang dengan berkuda, anda juga bisa mendapatkan keuntungan lain saat melihat festival Pasola di Sumba Barat, misalnya saja menikmati pantai yang eksotis dan juga kampung adat di Sumba.

Menyaksikan festival perang pasola ini anda bisa mendapatkan banyak keuntungan lainnya, bukan hanya perang dengan berkuda saja. Anda juga bisa menikmati banyak tempat menarik untuk dikunjungi.

Untuk akses ke Sumba sendiri bisa anda tempuh dari Bandara Ngurah Rai Bali menuju ke Bandara Tambolaka, Sumba Barat Daya. Umumnya festival ini bisa dilakukan di dua kabupaten, yaitu Kabupeten Sumba Barat Daya dan juga Kabupaten Sumba Barat dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

Jika anda datang ke Sumba Barat saat acara festival Pasola, maka anda juga bisa ikut gabung dalam acara ritual sebelum kegiatan perang pasola dilakukan yakni mencari cacing masal di tepian pantai atau yang disebut sebagai ritual Nyale.

Pasola iala salah satu acara yang penting dari serangkaian upaca adat agama Marapu. Marapu sendiri merupakan keyakinan atau agama asli dari penduduk Sumba itu sendiri.

Pasola juga diawali dengan melakukan ritual Nyake atau dalam bahasa Sumba artinya ialah cacing laut. Tradisi ini menunjukkan rasa syukur penduduk Sumba akan musim panen. Cacing laut yang diambil juga yang gemuk dan ditentukan oleh Rato (pemimpin adat).

Menikmati Surga Pantai Sumba Barat Daya

Selain bisa menikmati festival perang pasola, anda juga bisa menikmati berbagai macam tempat menarik dan indah di Sumba Barat Daya. Di kabupaten Sumba Barat Daya memang sudah terkenal akan panorama pantai nya yang sangat banyak. Anda bisa memilih untuk pergi ke salah satu pantai dengan panorama mempesona di Sumba.

Anda bisa menikmati indahnya danau air asin Weekuri, air terjun Pabeti Lakera, gua Rambe Maru, danau Wee eini, dan masih banyak lainnya yang memberikan pesona alam berbeda-beda.

Sehingga anda bisa berlibur dan melakukan tour wisata serta bisa menyaksikan festival Pasola yang diadakan hanya satu tahun sekali pada bulan Februari atau Maret.

Jika anda suka pesona pantai, maka anda juga bisa menemukan banyak sekali pantai dengan pemandangan eksotis lengkap dengan kelebihannya masing-masing pantai.

Selain itu anda juga bisa mendapatkan keuntungan lainnya saat berkunjung ke Sumba di bulan festival perang pasaola yakni bisa menghemat biaya perjalanan anda dengan menginap di rumah warga sekitar.

Jika anda ingin menyaksikan festival Pasola ini, maka anda bisa menginap di rumah penduduk sekitar jika anda mengalami kesulitan menemukan penginapan yang berbayar di sekitar lokasi festival atau bahkan tempat penginapan anda jaraknya jauh dari tempat festival. Penduduk sekitar akan  dengan senang hati menerima anda untuk menginap di rumah mereka.

Menyaksikan Kampung Adat Unik

Saat anda datang ke Sumba Barat pada bulan Februari atau Maret, maka selain bisa menikmati festival Pasola anda juga bisa menikmati kampung tradisional Sumba yang sudah berpuluh tahun berdiri dan masih tetap terlihat kokoh.

Seperti misalnya Kampung Tossi, Kampung Ratenggaro, Kampung Wee Lewo, Kampung Toda, Kampung Manola, dan masih banyak lainnya. Rumah adat tersebut punya keunikan sendiri dan khas, seperti misalnya batu-batu kubur zaman megalit dengan jumlah sekitar 1058 buah.

Bukan hanya itu, anda bisa menemukan kampung kuburan. Pada Kampung Ratenggaro ada sekitar 304 buah batu kubur dan ada 3 yang bentuknya unik berada di pinggir laut dan sebagai kuburan bersejarah.

Sedangkan Kampung Mbuku Bani dikenal sebab kampung ini merupakan tempat para rato adat untuk melakukan ritual adat Marapu yang akan menentukan kapan dilaksanakannya upacara pasola. Semua kegiatan adat pasola diawali dari kampung ini.

Selain itu di Kampung Tossi anda bisa menemukan mata air Wai Marunga sebagai kebutuhan hidup harian penduduk setempat. Sumber mata air tersebut dipercaya bisa menyembuhkan beragam jenis penyakit. Sehingga tak ayal jika zaman dulu penduduk Sumba tidak mengenal obat-obatan kimia.

Air ini juga digunakan untuk memercik kuda saat akan melakukan upacara adat. Jadi saat anda berkunjung saat di Sumba mengadakan festival Pasola anda bisa mendapat keseruan lebih banyak.

Komentar